Skip to main content

BUMI MANUSIA by Pramoedya Ananta Toer , Sebuah Buku dari Masa Lampau

"Cerita.... selamanya tentang manusia, kehidupannya, bukan kematiannya. Ya, biarpun yang ditampilkannya itu hewan, raksasa, dewa atau hantu. Dan tak ada yang lebih sulit dapat dipahami daripada sang manusia. Jangan anggap remeh si manusia, yang kelihatannya begitu sederhana; biar penglihatanmu setajam mata elang, pikiranmu setajam pisau cukur, perabaanmu lebih peka dari para dewa, pendengaranmu dapat menangkap musik dan ratap tangis kehidupan; pengetahuanmu tentang manusia tak akan pernah kemput."

Bumi Manusia Cetakan Terbaru, 2018
Qoutes diatas adalah salah satu kutipan favoritku di buku Bumi Manusia, novel pertama dari tetralogi buru yang ditulis oleh Pramoedya Ananta Toer. Setiap kali aku membaca list rekomendasi "BUKU YANG HARUS KAMU BACA" dari beberapa orang, Bumi Manusia akan selalu nangkring di daftar itu. So, it makes me really curious to read this book. Bagi kamu yang suka sastra dan sejarah, kamu wajib banget baca buku ini, karena memang dia sebagus itu. For Your Information, Bumi Manusia sukses menjelajahi dunia dan telah diterjemahkan ke dalam 33 bahasa. It was really amazing, right? Salah satu karya Indonesia yang telah diakui oleh dunia. 

Bagiku, Bumi Manusia itu seperti sebuah jendela waktu yang mengajakku berkelana lebih jauh untuk mengenal Indonesia. Tentang bagaimana keadaan Indonesia pada jaman kolonial, dan juga perjuangan pribumi terhadap hukum Eropa yang berlaku saat itu. Banyak hal yang bisa kamu dapat dari buku ini. Aku merasa seperti membaca buku sejarah, tapi entah kenapa buku ini juga membuat emosiku ikut terlibat didalamnya. Banyak perspektif baru yang aku dapat, terutama tentang Eropa dan Indonesia (Jawa), baik dari cara mereka berpikir, budaya dan juga karakter tokoh di buku ini. 

Bumi manusia menceritakan tentang kisah hidup seorang tokoh utama yang bernama Minke. Seorang pemuda yang penuh rasa ingin tahu dan kemauan untuk berkembang. Ia dipertemukan dengan Annelies, gadis cantik yang membuatnya jatuh hati, anak dari seorang Nyai (gundik) yang bernama Nyai Ontosoroh. Karakter Nyai Ontosoroh yang begitu kuat dan pemikirannya yang luas, membuat Minke ragu, penasaran dan menaruh rasa hormat pada waktu yang sama. Kisah mereka menarik untuk di ikuti. Sebuah cerita roman di jaman kolonial, cukup rumit, dan penuh perjuangan. 

Bumi manusia memang berlatar belakang Indonesia pada jaman lampau, terdengar membosankan, tapi cukup membuat aku penasaran untuk membaca buku berikutnya (Anak Semua Bangsa). Mungkin, buku kedua akan lebih menarik dan membius.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Menyusuri Spot Foto "Instagramable" di Pantai Boom Banyuwangi

Hello people. Kali ini, aku bakal share salah satu tempat keren di kota Banyuwangi. Namanya Pantai Boom atau juga dikenal dengan nama 'Marina Boom Beach'. Pantai ini lokasinya super strategis banget karena berada ditengah kota. Dekat dengan gedung bioskop New Star Cineplex di Jl. Nusantara, Kampung Mandar, Banyuwangi. Kalau kamu mau berkunjung ke pantai ini, kamu hanya harus membayar tiket masuk seharga Rp.5000/orang. Tuh, murce banget kan? Honestly, Pantai Boom ini sudah ada sejak lama. Hanya saja, sekarang wisatanya menjadi sangat berkembang dan beragam. Ada banyak spot foto baru epic yang bisa kamu potret dan posting untuk mewarnai feed instagram kamu. Dimana saja sih spot menariknya? Fine. Let's check it out!  JEMBATAN LINTAS (Causeway) Ini nih spot yang paling baru di Pantai Boom Banyuwangi. Jembatan lintas yang lagi hits diujung timur pulau Jawa. Berfoto disini, udah kayak berasa di luar negeri saking elegannya arsitektur jembatan ini dibuat. Padahal ka...

Review Buku "Fish In The Water" Karya Lee Chan Hyuk AKMU

  Aku baru tahu, kalau lagu "fish in the water" yang terdengar ceria itu, punya cerita yang dalem banget dan penuh dengan filosofi.  Aku suka bagaimana karakter hyeya di dalam buku ini. Dia selalu punya pikiran dan caranya sendiri untuk menanggapi hal apapun dalam hidup. Hyeya yang bebas dengan pikirannnya yang sederhana. Pas banget emang, ketemu sama lelaki seperti Seon, yang melakukan perjalanan dan membawa pertanyaan besar untuk dirinya sendiri. Yang nyari maunya dia apa? Dan apa sebenarnya seniman sejati? Aku setuju kalau Hyeya memang orang yang tepat untuk melengkapi kisah Seon. They are like a silver lock and key. "Seon, kau tidak memerlukan sesuatu yang luar biasa. Jika kau merasa kau tidak bisa menepati apa yang kau ucapkan, katakan saja apa yang bisa kau tepati." Itu yang dikatakan Hyeya, ketika Seon sedang rumit dengan pikirannnya tentang seorang seniman sejati. It was something, right? Kadang kita membuat suatu hal yang sederhana menjadi sangat rumit di ...

Landing on Kuala Lumpur, Naik LRT Menuju Petronas Twin Tower

-first day- Desember 2018. Keberangkatan Surabaya (T2) 04:25 am. Tujuan Kuala Lumpur (klia2). Halo Internet. Gue mau cerita. Ini kisah pertama perjalanan gue “be a backpacker” ke luar negeri . Pertama kali gue memberanikan diri untuk traveling sedikit lebih jauh dari rumah. Merasakan terbang untuk pertama kali , d an pertama kali pula tau se-degdeg-an apa ketika pesawat mulai take off dan juga landing. Cih, alay. Haha.  Dikutip dari novel favorit gue, dalam dunia penerbangan dikenal istilah Critical eleve n, s ebelas menit paling kritis di dalam pesawat , t iga menit setelah take off dan delapan menit sebelum landing . Dan gue, s ebagai orang yang pertama kali naik pesawat, adalah orang yang paling“gak asik”. Gak asik karena gue tegang sepanjang perjalanan dan OCD ( Obsessive Compulsive Disorder ) gue kumat. Fiuh.  Pesawat gue berhasil landing di Kuala Lumpur sekitar pukul 07.45 am. How is really excited am i, nginjekin kaki pertama kali di nege...